Pendakian gunung Penanggungan via Tamiajeng Trawas, jalur tercepat untuk sampai puncak

Jalur pendakian Gunung Penanggungan via Tamiajeng atau jalur Trawas merupakan satu dari beberapa jalur pendakian yang patut untuk dicoba. Kelebihan apabila kita melewati jalur ini ialah waktu tempuh yang relatif lebih singkat bila dibandingkan dengan jalur lainnya, terlebih bila dibandingkan dengan jalur pendakian Gunung Penanggungan via Jolotundo. Hal lain yang membedakan jalur pendakian Gunung Penanggungan via Tamiajeng atau Trawas dengan jalur lainnya adalah, di jalur ini terdapat banyak falisitas yang bisa pendaki manfaatkan diantaranya adalah warung makan yang buka hampir 24 jam, tempat parkir yang lumayan luas serta beberapa lainnya seperti kamar mandi untuk para pendaki.

Pendakian gunung Penanggungan via Tamiajeng Trawas

Sekilas mengenai Gunung Penanggungan. 

Gunung Penanggungan merupakan salah satu gunung yang terletak di Propinsi Jawa Timur. Gunung ini merupakan gunung yang berstatus tidur, dalam artian bisa sewaktu-waktu meletus. Gunung Penanggungan memiliki ketinggian 1.653 mdpl dan merupakan tempat favorit bagi para pendaki pemula serta para pecinta alam yang sedang latihan teknik survival. Gunung ini tercatat pernah meletus, dibuktikan dengan adanya bekas aliran lahar pada zaman dahulu. Bekas kawah gunung ini kini berubah menjadi area terbuka yang cukup luas dan ditumbuhi oleh rumput-rumput tipis. Menurut cerita yang ada, asal mula adanya Gunung Penanggungan tidak lepas dari cerita tentang asal mula Gunung Semeru, karena menurut cerita yang ada, Gunung Penanggungan merupakan bagian Gunung Semeru yang sengaja dipotong oleh Dewa dengan tujuan untuk menstabilkan pulau Jawa dari Gelombang laut. Gunung ini memiliki beberapa jalur pendakian, diantaranya :

  1. Jalur pendakian Gunung Penanggungan via Jolotundo
  2. Jalur pendakian Gunung Penanggungan via Kedungudi ( Barat daya )
  3. Jalur Ngoro ( Jalur utara )
  4. Jalur Wonosunyo ( Jalur Timur )
  5. Terakhir adalah Jalur pendakian Gunung Penanggungan via Tamiajeng Trawas.

Basecamp pendakian Gunung Penanggungan via Tamiajeng


Lokasi Basecamp Tamiajeng berada di sebelah Ubaya Training Center ( UTC ). Untuk bisa sampai ke basecamp pendakian Gunung Penanggungan via Tamiajeng atau Trawas, bila rekan-rekan berasal dari Surabaya bisa ke arah terminal Pandaan. Ambil arah menuju ke arah Trawas. Letak Basecamp selain tidak jauh dari Kampus Universitas Ubaya Kampus 3 juga tidak jauh dari wisata Air Terjun Dlundung.

Perjalanan dari Basecamp - Pos 1 ( 15 menit )


Perlu diketahui bersama, bahwa di sepanjang jalur pendakian via Tamiajeng ini tidak terdapat mata air. Oleh karenanya diwajibkan pendaki harus membawa air dalam jumlah yang cukup. Perjalanan dari basecamp menuju ke pos 1 kita akan melalui trek yang lumayan datar, bahkan beberapa terdapat turunan. Membutuhkan sekitar 15-20 menit untuk sampai di pos 1 pendakian Penanggungan via Tamiajeng.      

Pos 1- pos 2 ( 15-30 menit )

Dari pos 1 perjalanan berlanjut ke pos 2 dimana kita setidaknya harus menempuh perjalanan kurang lebih 2,4 km untuk bisa sampai ke pos 2. Dengan menempuh trek yang sedikit menanjak dan terjal pendaki akan sampai di pos 2. Bila beruntung, kita akan bisa menemukan penjual yang menjual makanan dan minuman di pos 2 ini. Manfaatkan moment tersebut untuk sekedar mengisi bekal guna perjalanan naik, karena setelah pos 2 medan yang dihadapi akan semakin menanjak dan memerlukan tenaga yang lebih banyak lagi.


Pos 2 - Pos 3   ( 30 menit )

Setelah melewati pos 2, perjalanan dilanjutkan menuju ke pos 3, dimana trek yang dihadapi semakin menanjak dengan melewati cerukan layaknya jalan air yag mengalir di musim penghujan. Butuh waktu berkisar 30 menit untuk bisa sampai ke pos 3.

Pos 3 - Pos 4 ( 30 menit )

Jalanan berupa tanah yang berdebu dan licin akan pendaki hadapi di perjalanan dari pos 3 ke pos 4. Trek tersebut akan lebih parah ketika musim kemarau tiba, karena permukaan trek yang berupa tanah halus akan semakin licin ketika dilalui, oleh karenanya gunakanlah alas kaki yang safety. Penggunaan sepatu gunung akan lebih direkomendasikan.    

Pos 4 - Puncak Bayangan ( 1 jam )

Perjalanan baling berat kedua selain trek menuju puncak adalah perjalanan dari pos 4 menuju ke puncak bayangan. Dimana jalur yang akan pendaki hadapi adalah jalur dengan trek yang sangat miring dengan kemiringan berkisar 45 derajat dan membutuhkan kurang lebih 1 jam perjalanan. Di puncak bayangan ini pulalah beberapa pendaki sering mengira bahwa mereka telah sampai ke puncak Gunung Penanggungan namun sebenarnya mereka belumlah sampai. Memerlukan waktu berkisar 30 -1jam menit perjalanan lagi untuk bisa mencapai puncak Gunung Penanggungan.



Puncak bayangan Gunung Penanggungan adalah area dengan padang rumput yang luas dan tempat ideal untuk sekedar ngecamp atau mendirikan tenda. Dari area inilah para pendaki beristirahat menyiapkan diri untuk esoknya bisa summit attack guna berburu sunset dan melihat golden sunrise. Di hari libur tiba, pemandangan akan puluhan tenda berwarna-warni akan memenuhi area menambah keindahan tempat ini.

Puncak Bayangan - Puncak ( 30 menit - 1 jam )


Perjalanan dari Puncak Bayangan menuju puncak Gunung Penanggungan adalah perjalanan terberat. Hal itu kerana kita akan menempuh trek yang sangat menanjak dan hampir tidak ada bonusnya. Akan sangat kesusahan apabila kita membawa carrier. Oleh karenanya lebih baik kita membawa tas kecil untuk membawa air minum dan sedikit logistik. Karena dengan begitu pergerakan kita akan jauh lebih mudah dibandingkan jika kita harus membawa tas dengan ukuran yang besar. Diperlukan kehati-hatian ekstra ketika melewati area ini. Area ini banyak ditemukan bebatuan baik itu ukuran kecil sampai ke ukuran besar. Di sepanjang perjalanan di jalur ini pula, kita sudah bisa menjumpai pemandangan gunung-gunung di sekitar gunung Pennggungan yakni Gunung Arjuno serta Gunung Welirang. 

Puncak Gunung Penanggungan, Puncak Pawitra 1.653 mdpl


Puncak Gunung Penanggungan atau Puncak Pawitra merupakan area yang cukup luas. Di puncak Gunung Penanggungan terdapat makam. Tidak ada yang mengetahui secara pasti makam tersebut makam milik siapa. Di Puncak Gunung Penanggungan pulalah kita bisa melihat deretan gunung-gunung yang berada di Propinsi Jawa Timur seperti Gunung Arjuno, Gunung Welirang serta apabila kita beruntug kita bisa melihat gagahnya Gunung Semeru

Tips pendakian Gunung Penanggungan via Tamiajeng

  1. Lakukan persiapan fisik terlebih dahulu
  2. Bawalah perbekalan secukupnya terutama air, karena di jalur pendakian Gunung Penanggungan via Tamiajeng tidak ada sumber air
  3. Bila ingin mendirikan tenda atau ngecamp, rekan-rekan bisa mendirikan tenda di puncak bayangan karena tempat ini sangat luas.
  4. Gunakanlah alas kaki yang safety karena trek yang dihadpi sangatlah curam
  5. Berhati-hatilah ketika melakukan perjalanan pulang karena seringkali terdapat batu yang jatuh dari bagian atas
Itulah sedikit gambaran mengenai jalur pendakian Gunung Penanggungan via Tamiajeng Trawas. Semoga artikel ini bisa menjadi referensi bagi rekan-rekan yang akan mendaki gunung. Salam

0 Response to "Pendakian gunung Penanggungan via Tamiajeng Trawas, jalur tercepat untuk sampai puncak"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel